By :
IrnaToha-chan
Ketulusan sang keabadian
Awal pertemuan yang terikat oleh takdir
Dimana peristiwa tak terduga tiba
Dengan cahaya rembulan yang membalur jiwa
Mempertemukan dua keterikatan
Dunia seakan membeku
Saat matamu mulai melihatku
Waktu seakan berhenti saat kau mulai menatapku
Jiwaku seakan luluh saat kau mulai mendekatiku
Senyum tulus seputih hatimu
Mengaitkanku dalam jiwamu
Membelengguku dalam ikatanmu
Membuka hatiku untukmu
Perlahan takdir kita mulai mendekat
Membuka keabadian dalam suka
Membelit keterkaitan dalam cinta
Mengikrarkan jiwa hanya berdua
Tak kuasa hatipun menggelegar
Tak tertahan prilakupun terlepas
Dalam belenggu kuasa tak terbatas
Melahirkan benih kesucian kasih berdua
Waktupun terus berjalan
Menipiskan masa kebahagiaan
Mempersingkat kebersamaan
Yang tak terlepas dari ketulusan
Meski sayatan kenanganmu
Bukanlah suatu keabadian
Meski sayatan peristiwa yang terukir
Bukan suatu ketetapan
Jiwalah tetap bersatu
Dalam suka maupun duka
Dalam baluran kasih dan sayang
Yang terikat perjanjian abadi selamanya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar